Di era yang semakin berkembang pesat, perubahan yang
terjadi dalam bidang teknologi telah memberikan
dampak yang cukup menonjol pada berbagai aspek
kehidupan, termasuk dalam dunia
pemasaran. Kemajuan teknologi informasi dan
komunikasi telah mengubah paradigma dalam
cara bisnis beroperasi dan berinteraksi
dengan konsumen. Sebagai
respons terhadap perubahan ini,
muncul konsep era Society5.0. Era
society5.0 mengacu pada sebuah
konsep masyarakat berbasis
teknologi yang terintegrasi
dengan baik, di
mana manusia dan mesin
bekerja sama untuk menciptakan nilai tambah yang lebih besar. Konsep ini
muncul sebagai evolusi
dari masyarakat sebelumnya, yang
meliputi masyarakat berbasis pertanian (Society1.0), masyarakat berbasis
industri (Society2.0), dan masyarakat
berbasis informasi (Society3.0). Kemudian, pada erasociety5.0, teknologi digital
memiliki peran sentral dalam memfasilitasi interaksi antara individu,
perusahaan, dan lingkungan sekitarnya. Dalam lini ini, pemasaran digital
telah menjadi strategi yang sangat strategis dan penting bagi perusahaan dalam
mencapai tujuan bisnis. Digital marketing melibatkan penggunaan
teknologi digital, seperti internet, media sosial, mesin
pencari, dan perangkat mobile, untuk mempromosikan produk atau layanan serta
berinteraksi dengan konsumen
potensial. Terkait dengan hal tersebut adanya era society5.0, memicu sebuah konektivitas digital yang semakin
meluas dan konsumen semakin bergantung
pada teknologi, dan digital















